POST : Pengertian, Cara Kerja Serta Peringatan Kesalahannya

Komputer merupakan salah satu alat elektronik yang hampir kita gunakan setiap hari. Ini merupakan salah satu benda yang banyak membantu sistem kerja manusia untuk memanipulasi informasi atau data. Sistem kerja komputer terdiri dari beberapa proses, salah satunya adalah POST. Mungkin beberapa dari Anda merasa kurang familiar dengan istilah POST, bukan? Nah, POST ini merupakan salah satu proses penting dari sistem komputer. Pada artikel ini, saya akan menjelaskan tentang pengertian, fungsi dan cara kerja POST.

Saat Anda menyalakan komputer untuk pertama kali, maka POST inilah yang akan dijalankan terlebih dahulu untuk mengecek kesehatan sistem komputer Anda. Nah, ketika timbul masalah, Anda bisa mengetahui penyebabnya melalui proses POST ini juga. Mengingat pentingnya peranan POST pada sistem komputer, bagi Anda yang belum mengenal apa itu POST, maka kami menyarankan Anda untuk mengikuti artikel di bawah ini untuk mengenal lebih jauh mengenai POST. Mari simak penjelasan dibawah ini.

Pengertian POST

POST (Power On Self Test) adalah serangkaian test yang dilakukan oleh komputer selama proses booting komputer (saat pertama kali dihidupkan) yang disimpan di dalam ROM untuk memastikan apakah komponen perangkat keras komputer dan komponen pendukungnya berjalan dengan baik atau tidak sebelum BIOS menjalankan sistem operasi. Disini, POST mengecek keyboard, CPU, CMOS, BIOS, jumlah RAM, disk drive, dan yang lainnya.

Dengan adanya proses POST memunginkan pengguna komputer dapat mengidentifikasi, menganalisis, mengisolasi menentukan letak kesalahan atau permasalahan pada komputer sehingga dapat menentukan langkah perbaikan yang paling tepat. Biasanya, jika terdeteksi masalah oleh POST, maka akan tampil penandanya berupa bunyi beep dan kode angka. Selain bunyi beep dan kode angka tersebut, error pada sistem juga dapat ditampilkan dengan teks peringatan yang lebih mudah dipahami oleh pengguna.

Dengan adanya proses ini sangat membantu user untuk menganalisis permasalahan pada komputer dan jika terjadi permasalahan pada komputer tersebut maka komputer akan menampilkan tanda atau kode kesalahan. Kode-kode tersebut berupa: kode suara beep, kode angka yang ditampilkan pada layar monitor, kode pesan singkat.

Perlu Anda ketahui, setiap komputer bisa saja memiliki kode-kode error yang berbeda tergantung dengan BIOS yang digunakan. Anda bisa mencari arti detail dari kode tersebut di internet.

Cara Kerja POST

POST terjadi setelah komputer dihidupkan dan booting dimulai, proses ini dilakukan oleh BIOS. Adapun prosedur cara kerja POST sebagai berikut :

  • Test Power Supply ditandai dengan lampu power hidup dan kipas pendingin Power Supply berputar.
  • Jika berada dalam kondisi yang baik pada saat dihidupkan maka proses kerja CPU akan direset secara otomatis oleh sinyal power good yang dihasilkan oleh Power Supply. Kemudian, CPU akan mulai melaksanakan intruksi awal pada ROM BIOS dan yang selanjutnya.
  • Pengecekan BIOS beserta seluruh isinya. POST akan memastikan terlebih dahulu apakah BIOS berjalan dengan baik atau tidak sebelum menjalankan sistem operasi. Adapun, intruksi awal ROM (Read-only Memory) BIOS adalah lompat (jump) ke alamat Program POST.
  • Pengecekan terhadap CMOS, CMOS (Complementary Metal Oxide Semiconduktor) harus dapat bekerja dengan baik. Program POST diawali dengan membaca data setup (setting hardwere awal) pada RAM (Random access memory) CMOS setup, sebagai data acuan untuk pengecekan.
  • Pengecekan secara keseluruhan terhadap CPU, timer (perwaktuan), memory bus, memory module, dan kendali memory akses langsung.
  • Pengecekan ruang memori dimana harus terdapat memori sebesar 16 KB yang dapat dibaca dan ditulis untuk keperluan ROM BIOS dan juga untuk menyimpan data kode POST.
  • Pengecekkan I/O controller dan bus controller. POST harus memastikan kedua controller tersebut (I/O controller dan bus controller) dapat bekerja dengan baik dalam mengontrol proses read/write (baca/tulis) data yang termasuk I/O untuk VGA card yang sudah terhubung dengan monitor.
  • Begitulah cara kerja dari POST dan ketika salah satu proses tersebut tidak berhasil dilakukan, maka komputer akan menerima peringatan kesalahan atau error dari POST. Pesan atau peringatan kesalahan berupa kode beeb yang dikeluarkan melalui speaker yang terhubung dengan motherboard atau tampilan dilayar monitor sesuai dengan standar masing-masing motherboard.

Peringatan Kesalahan POST

Peringatan kesalahan hasil POST berupa tampilan performance PC, visual di monitor dan beep dari speaker. Sesuai dengan urutan prosedur POST yang dilakukan oleh BIOS maka gejala-gejala permasalahan yang muncul adalah sebagai berikut:

  • Jika CPU dan Monitor mati, tidak ada beep maka itu peringatan kesalahan Instalasi fisik ke tegangan listrik AC 110/220V dan Power supply.
  • Jika CPU hidup, Monitor Mati, Tidak ada beep maka itu peringatan kesalahan Instalasi kabel data dari VGA card ke Monitor dan Monitor.
  • JIka CPU hidup, monitor mati dan ada suara beepmaka hal ini bisa disesuaikan dengan suara beep.

Jika power supply dan monitor sudah dicek dapat bekerja dengan baik maka BIOS akan meneruskan POST selanjutnya. Nah, jika ditemukan masalah maka akan muncul bunyi beeb. Bunyi beep tersebut disesuaikan dengan BIOS yang digunakan seperti Award, AMI, dan IBM. Berikut dibawah ini penjelasan peringatan kesalahan dari masing-masing bunyi beeb.

Award BIOS

Ini merupakan BIOS yang memiliki built-in program yang dapat dimodifikasi dasar sistem konfigurasi oleh pemakainya. Informasi disimpan di CMOS RAM yang dapat menyimpan informasi setup, bahan ketika power dimatikan. Cara menjalankannya: dengan menekan tombol “DELETE” ketika anda menghidupnya atau reboot sistem untuk masuk ke awal program setup BIOS.

  • 1 beeb Pendek : PC dalam keadaan baik.
  • 1 beeb panjang : Problem di memori.
  • 1 beeb panjang 2 beeb pendek: Kerusakan di modul DRAM parity.
  • 1 beeb panjang 3 beb pendek : Kerusakan di bagian VGA.
  • Beep terus menerus : Kerusakan di modul memori.

IBM BIOS

IBM BIOS adalah BIOS yang di kembangkan oleh dan untuk IBM, IBM atau International Business Machines Corporation (disingkat IBM; NYSE: IBM) adalah sebuah perusahaan Amerika Serikat yang memproduksi dan menjual perangkat keras dan perangkat lunak komputer. IBM didirikan pada 16 Juni 1911, beroperasi sejak 1888 dan berpusat di Armonk, New York, Amerika Serikat.

  • Tidak ada bunyi beep : Kerusakan pada Power Supply.
  • 1 beeb pendek : Komputer dalam keadaan yang baik.
  • Beeb berbunyi terus menerus : RAM (Random Access Memory) tidak terpasang.
  • Beeb pendek berulang ulang : Kerusakan pada Power Supply.
  • 1 beeb panjang 1 beeb pendek : Bermasalah pada Motherboard.
  • 1 beeb panjang 2 beeb pendek : Bermasalah pada VGA Card (mono).
  • 1 beeb panjang 3 beeb pendek : Bermasalah pada VGA Card (EGA).
  • 3 beeb panjang : Bermasalah pada keyboard.
  • 1 beeb, blank monitor : VGA Card Sirkuit.

AMI BIOS

AMI BIOS adalah BIOS yang berasal dan dikembangkan oleh Megatrend Amerika yang populer pada tahun 2002 sebagai fimrware komputer. Perusahaan AMI BIOS banyak diproduksi perusahaan yang memiliki motherboard dan perusahaan lain menjual motherboard.

  • 1 beep pendek : DRAM (Dynamic random-access memory) gagal refresh.
  • 2 beep pendek : Memeriksa keseimbangan DRAM Parity.
  • 3 beeb pendek : BIOS tidak berhasil mengakses 64 KB memori.
  • 4 beep pendek : Timer (perwaktuan) tidak berhasil bekerja.
  • 5 beep pendek : Motherboard tidak menjalankan prosesor.
  • 6 beep pendek : Bermasalah pada keyboard.
  • 7 beep pendek : Video Mod bermasalah.
  • 8 beep pendek : Tes memori pada VGA tidak berhasil.
  • 9 beep pendek : Bermasalah pada checksum error ROM.
  • 10 beep pendek : CMOS shutdown read/write bermasalah.
  • 11 beep pendek : Chache memori bermasalah.
  • 1 beep panjang 3 beep pendek : Kerusakan pada conventional/extended memori.
  • 1 beep panjang 8 beep pendek : Tes tampilan gambar tidak berhasil.

Dari artikel di atas bisa kita simpulkan bahwa POST merupakan salah-satu hal yang penting untuk proses kerja sebuah komputer. Karena ini merupakan test yang dilakukan oleh komputer selama proses booting komputer (saat pertama kali dihidupkan) yang disimpan didalam ROM untuk memastikan apakah komponen perangkat keras komputer dan komponen pendukungnya berjalan dengan baik. Semoga artikel di atas bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan tentang teknologi Anda. See you next time.