7 Tradisi Unik Masyarakat Muslim Di Dunia Menyambut Lebaran

Idul Fitri (Bahasa Arab: عيد الفطر ‘Īdul-Fiṭr) adalah hari raya umat Islam yang jatuh pada tanggal 1 Syawal pada kalender Hijriyah. Karena penentuan 1 Syawal yang berdasarkan peredaran bulan tersebut, maka Idul Fitri atau sering dikenal Lebaran jatuh pada tanggal yang berbeda-beda setiap tahunnya apabila dilihat dari kalender Masehi. Cara menentukan 1 Syawal juga bervariasi, sehingga boleh jadi ada sebagian umat Islam yang merayakannya pada tanggal Masehi yang berbeda.

Umat Islam di Indonesia menjadikan Idul Fitri sebagai hari raya utama, momen untuk berkumpul kembali bersama keluarga, momen saling maaf memaafkan, dan bersilaturahmi. Begitu banyak cara atau tradisi umat Islam di dunia untuk menyambut datangnya hari kemenangan ini. Bukan cuma di Indonesia saja loh guys, berikut ini ulasannya!

1. Munggahan, China

Sepertinya bukan cuma di Indonesia saja yang melakukan tradisi ini untuk menyambut hari raya Idul Fitri, sebab masyarakat Muslim di China juga melakukan hal yang sama. Entah darimana asal usul sejarah terjadinya tradisi munggahan yang dilakukan masyarakat Muslim di China. Untuk sekedar di ketahui, munggahan identik dengan acara makan bersama-sama dengan keluarga, tetangga, teman dan lain-lain.

Untuk pria Muslim di China mengenakan pakaian jas khas ketika menyambut lebaran sementara itu, para wanita akan mengenakan kerudung setengah tertutup.

2. Seker Bayram, Turki

Di Turki, menyambut hari raya Idul Fitri diperingati dengan cara yang unik. Mereka menyambutnya dengan Festival Gula atau Seker Bayram. Bayram dalam bahasa Turki berarti perayaan hari libur secara nasional, sementara Seker berarti manisan.

Para tamu atau kerabat yang datang akan disuguhi oleh beragam permen, coklat dan aneka manisan lainnya untuk diicipi. Hal ini dilakukan sebagai bentuk keramahan dan penghormatan tuan rumah kepada para tamu. Siap-siap saja berat badan akan bertambah gara-gara makan yang serba manis.

Tradisi ini juga diramaikan oleh anak-anak kecil yang menggemaskan. Biasanya mereka akan datang bergerombol mengetuk pintu untuk bersilaturahim keliling ke rumah-rumah penduduk. Dengan harapan akan dibukakan pintu lalu disambut dengan kata ‘Iyi Bayramlar’.

3. Pakaian Unik, Amerika Serikat

Jika di Indonesia dilakukan sidang isbat untuk penetapan hari Lebaran, maka di Amerika Serikat hal tersebut tidak terjadi. Sehingga penduduk Amerika Serikat akan mengonfirmasi penetapan 1 syawal melalui kerabat mereka dengan sambungan telepon ataupun email.

Sebagian kaum Muslim disana adalah imigran. Sehingga, setiap kelompok imigran akan menunjukkan tradisi lebarannya dengan pakaian khas negaranya masing-masing. Justru keunikan ini membuat suasana lebaran di Amerika Serikat menjadi berwarna.

4. Kesenian, Arab Saudi

Jika di Indonesia Lebaran identik dengan berbagai makanan lezat, beda halnya dengan masyarakat Muslim Arab Saudi. Jika Lebaran tiba maka suasana di negara tersebut akan kental dengan acara kesenian. Sejumlah pagelaran akan diadakan, mulai dari teater, baca puisi, pertunjukan musik hingga parade khas negara tersebut. Soal menu makanan Lebaran, umat Islam di sana menyantap daging domba yang dicampur nasi dan sayuran tradisional khas Arab Saudi.

5. Perang Telur, Afghanistan

Di negara ini, perayaan Idul Fitri dibuka dengan perang telur. Para pria akan berkumpul di taman-taman dengan telur yang sudah dimasak. Setelah itu setiap orang akan mencoba untuk melempar telur satu sama lain. Namun, Institute for War and Peace mengatakan bahwa tradisi ini kini sudah mulai berkurang dibanding masa-masa sebelumnya.

Kini, selain tradisi melempar telur, sebagian pria tersebut lebih suka berkumpul di taman untuk makan bersama lalu dilanjutkan dengan bermain kartu atau catur. Sebelum Lebaran, para wanitanya akan menjahitkan pakaian untuk para pria, namun kebanyakan mendaur ulang pakaian lama ketimbang membeli pakaian baru. Tradisi ini berlangsung sejak ekonomi di negara tersebut semakin menurun dari tahun ke tahun.

6. Hidangan Siwaiyaan, India

Saat hari raya Idul Fitri tiba, masyarakat Muslim India akan beramai-ramai memadati masjid di New Delhi, India untuk melaksanakan Sholat Ied. Di masjid New Delhi juga disediakan hidangan yang unik yang disebut dengan siwaiyaan. Siwaiyaan adalah bihun manis yang dicampur dengan buah kering dan susu. Semua yang mengunjungi kota New Delhi saat Idul Fitri pun akan tergoda untuk mencicipinya.

7. Takbir Keliling, Indonesia

Di Indonesia sendiri ada sebuah tradisi malam takbir dengan melakukan konvoi bersama-sama mengelilingi daerah masing-masing yang biasa disebut dengan takbir keliling. Takbir keliling sendiri merupakan rasa gembira sekaligus mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT. Seiring perkembangan jaman takbir keliling yang biasanya dilakukan dengan berkeliling kampung dengan berjalan sekarang takbir keliling bertransformasi menggunakan berbagai kendaraan bermotor secara konvoi.

Nah, itulah tadi beberapa tradisi unik masyarakat Muslim di dunia untuk menyambut hari raya Idul Fitri. Menurut kamu guys, mana yang lebih unik?