Wow, Inilah Fakta-Fakta Mengejutkan Burung Garuda Pancasila

Pancasila adalah ideologi dasar bagi negara Indonesia. Nama ini terdiri dari dua kata dari Sanskerta: pañca berarti lima dan śīla berarti prinsip atau asas. Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.

Mulai tahun ini, tanggal 1 Juni akan menjadi hari libur nasional untuk memperingati kelahiran Pancasila. Untuk kamu yang penasaran, Hari Lahir Pancasila itu berbeda loh dengan Hari Kesaktian Pancasila yang kita peringati tiap tanggal 1 Oktober. Dalam sidang BPUPKI pada tanggal 1 Juni 1945, Presiden pertama RI Bung Karno menyampaikan pidato yang berjudul ‘Lahirnya Pancasila‘ dan sekaligus memperkenalkan Pancasila sebagai dasar negara. Sekarang bukan cuma hari kesaktian saja, hari lahirnya Pancasila juga sudah diakui sebagai hari libur nasional.

Indonesia sendiri menetapkan bahwa Sang Saka Merah Putih adalah bendera kebangsaan dan lagu kenegaraannya adalah Indonesia Raya. Sedangkan untuk lambangnya, pemerintah Indonesia menetapkan Garuda Pancasila sebagai lambang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Membicarakan Pancasila sebagai dasar negara tentu tidak bisa lepas dari lambang negara, yaitu Burung Garuda. Berikut fakta-fakta menarik tentang burung Garuda Pancasila, yuk di simak guys.

1. Garuda adalah Hewan Mitologi

Burung garuda merupakan mitologi yang ada di dalam Agama Hindu dan Buddha. Nama garuda sendiri berasal dari Bahasa Sansekerta, yaitu Garula. Burung Garuda adalah burung gagah berani yang menjadi tunggangan Dewa Wisnu yang bertubuh emas, berwajah putih, bersayap merah keemasan, bertubuh seperti manusia yang memiliki tangan dan kaki dan berukuran sangat besar. Bagi masyarakat Jawa dan Bali, burung Garuda sangat familiar dan bisa ditemui dalam candi-candi ataupun situs purbakala.

Dalam berbagai kisah, burung Garuda melambangkan kebajikan, pengetahuan, kekuatan, keberanian, kesetiaan dan disiplin. Burung Garuda juga memiliki sifat Wisnu sebagai pemelihara dan penjaga alam semesta. Burung Garuda dipilih sebagai lambang negara Indonesia untuk menggambarkan bahwa Indonesia adalah bangsa yang kokoh dan kuat.

2. Perancang Pertama Kali ialah Sultan Hamid II

Setelah Panitia Lencana Negara mengadakan voting rancangan Lambang Negara, terpilih dua usulan pertama yaitu dari M. Yamin dan Sultan Hamid II. Setelah melangsungkan beberapa kali musyawarah, akhirnya desain usulan Sultan Hamid II lah yang terpilih.

Rancangan gambar burung garuda yang berkalungkan perisai dengan beberapa gambar pada bagian tengahnya tersebut kemudian diperbarui dan ditetapkan sebagai lambang negara resmi oleh Presiden Soekarno melalui Sidang Kabinet RI pada tanggal 11 Februari 1950 dan penggunaannya diatur dalam Peraturan Pemerintah No 43/1958.

3. Burung Garuda Hampir Mirip dengan Elang Jawa

Elang Jawa atau Nisaetus bartels dinilai sebagai rupa asli Burung Garuda. Bukan hanya bentuk fisik dengan sayap cokelat keemasan yang sama, Elang Jawa juga mempunyai jambul yang tidak dimiliki oleh unggas lainnya dan digambarkan dengan sempurna dalam Burung Garuda. Walaupun digunakan sebagai simbol Negara, faktanya eksistensi burung Elang Jawa yang dibilang 99% mirip dengan Garuda sudah hampir punah, bahkan di daerah asal mereka, yaitu di Jawa. Faktanya, walaupun banyak penelitian yang menunjukan bahwa Elang Jawa memiliki kemiripan hampir 99%, beberapa penelitian lain mengatakan bahwa kedua jenis burung ini sangatlah berbeda dan sampai saat ini, eksistensi dari Burung Garuda masih menjadi sebuah perdebatan. Menurutmu gimana guys?

4. Desain Garuda Pancasila Sudah Pernah Ada Sebelum Era Kemerdekaan

Ternyata lambang Garuda Pancasila mirip dengan lambang kerajaan Samudra Pasai di Aceh. Kerajaan tertua di Indonesia. Tapi apakah Garuda Pancasila meniru lambang itu? Perlu penelitian lebih lanjut. Memang secara keseluruhan, lambang Kerajaan Samudera Pasai dan Garuda Pancasila tidak sama, akan tetapi jika dilihat secara sekilas, mulai dari bentangan sayap, kepala yang menoleh ke kanan, kaki yang mencengkeram pita sampai dengan perisai di dada yang terbagi 5, juga ada pada lambang Kerajaan Samudera Pasai.

5. Terdapat Semboyan Bhinneka Tunggal Ika di Cengkraman Kaki Garuda

Pasti kamu sering mendengar semboyan tersebut, tentunya dong sebagai warga Indonesia masa sih belum pernah denger semboyan itu sama sekali. Tapi, udah tau belum arti atau pengertian dari semboyan Bhinneka Tunggal Ika?

Bhinneka Tunggal Ika merupakan sebuah frasa dari jawa kuno yang diartikan menjadi “Berbeda-Beda tapi tetap satu“. Nah jika kita melihat arti dari per-katanya maka akan menghasilkan pengertian yang maksudnya sama dengan diatas, yaitu Bhinneka yang berarti “Beraneka Ragam” atau berbeda-beda, Tunggal berarti “satu” dan Ika berarti “itu”.

6. Amerika, Thailand juga Memakai Garuda sebagai Lambang Negaranya

Selain Amerika dengan Bald Eagle-nya, ternyata Thailand juga memakai Garuda sebagai lambang negara. Tapi bentuknya jelas berbeda dengan Garuda kita. Di Krut Pha, Garuda menatap ke depan dan memiliki tangan dan tubuh manusia. Lambang yang disebut sebagai Krut Pha ini, menjadi lambang negara sekaligus lambang raja. Bukan hanya itu, patung Krut Pha juga melambangkan resmi raja untuk setiap perusahaan, yayasan, badan hukum, organisasi, kebudayaan, dan kenegaraan yang terikat kontrak secara sah dengan Kerajaan Thailand.

Nah guys sekarang sudah taukan fakta sejarah mengenai burung Garuda Pancasila yang tak cuma sekedar menambah pengetahuan, tapi juga bisa mengembalikan rasa nasionalisme yang mungkin sudah mulai memudar. Semoga bermanfaat dan terima kasih.