Sommelier, Profesi Pencicip Rasa Paling Langka di Dunia

Bagi kebanyakan orang Indonesia istilah sommelier mungkin masih terdengar asing. Sommelier sejatinya merupakan sebutan bagi orang yang bertugas untuk mencicipi citarasa dari wine sekaligus merasakan kualitas dari minuman khas barat ini. Sommelier biasanya memiliki ciri khas dengan selalu membawa sebuah cangkir perak kecil yang mereka kalungkan di leher. Cangkir ini fungsinya adalah sebagai tempat untuk mencicipi wine sekaligus tanda bahwa seorang sommelier telah diakui kemampuanya.

Profesi ini sendiri tergolong langka, mengingat sulitnya ujian untuk bisa menjadi seorang sommelier. Untuk menjadi sommelier seseorang tak hanya dituntut untuk memiliki pengalaman dan pengetahuan tentang wine, tapi juga kepekaan indra pengecap yang luar biasa. Hal inilah yang sangat sulit untuk ditemukan mengingat kepekaan lidah merupakan bakat yang hanya dimiliki oleh sedikit orang. Jadi tak heran jika profesi sebagai sommelier merupakan suatu prestasi bahkan bisa bergaji tinggi.

Nah, belakangan ini profesi sommelier ternyata tak cuma mencicipi citarasa wine saja loh! Karena sekarang juga mulai muncul sommelier untuk menguji berbagai macam hal, mulai dari makanan, minuman bahkan hingga hal yang terbilang nyeleneh. Daripada penasaran, yuk kita intip!

1. Sommelier Susu

Tukang cicip susu mungkin akan terdengar seperti profesi yang sangat aneh, tapi nyatanya itulah yang dilakukan seorang pria bernama Bas de Groot. Bas de Groot mungkin satu-satunya pencicip susu di dunia. Sudah sejak kecil, pria asli Belanda ini menjadi penggemar susu.

Setiap harinya, dia minum 3-4 liter susu sapi. Namun, bukan susu sapi matang yang membuatnya menjadi pencicip susu, melainkan susu sapi mentah. Dia mengklaim bahwa jenis sapi atau makanannya akan sangat memengaruhi rasa susunya.

Dari sekian banyak jenis susu yang ada, ‘susu supermarket’ adalah varian yang dibenci Groot. Susu yang dijual di supermarket, kata Groot, mengalami proses homogenisasi yang menyebabkan ukuran butiran lemak berkurang dan tersebar melalui cairan. Hal ini sangat mengurangi rasa kompleksnya. Dia mengatakan bahwa proses ini membuat rasanya jadi seperti lemak.

2. Sommelier Mustard

Mustard merupakan salah satu bumbu khas Eropa yang berbentuk saus dengan warna agak kekuningan dan kadang juga kecoklatan. Saus yang memiliki rasa agak pedas dan asam ini dibuat dari biji mustard yang dihaluskan dan biasanya dikemas dalam bentuk botolan.

Nah, karena masuk dalam salah satu jenis bumbu dapur mungkin tak akan pernah ada orang yang berpikir kalau ada tukang cicip khusus bumbu dapur yang satu ini. Tapi anggapan itu ternyata salah karena didunia ini ternyata ada pula seorang sommelier khusus yang tugasnya mencicipi mustard.

Dialah Pierette Huttner seorang sommelier mustard yang berasal dari kota New York. Profesi unik Huttner ini sudah ia jalani selama bertahun-tahun sejak ia mulai bekerja di perusahaan bernama Maille yang merupakan salah satu produsen mustard terbesar di dunia.

Produsen mustard yang miliki ciri khas dengan produk mereka French Dijon Mustard, mempekerjaan Huttner sebagai penguji citarasa dari 30 jenis mustard buatan mereka sekaligus menjadi orang yang bertanggung jawab untuk menjaga kualitas mustrad yang diproduksi. Cara kerja Huttner sendiri sama dengan sommelier dimana ia hanya perlu dengan rutin mencicipi rasa mustard dan memastikan tak ada yang salah dengan mustard yang ia cicipi.

3. Sommelier Saus Pedas

Profesi yang dijalani oleh seorang pria bernama Noah Chaimberg, mungkin bagi sebagian orang akan dianggap konyol. Karena pria yang tinggal di kota Brooklyn, New York ini merupakan sommelier saus pedas pertama di dunia loh.

Berarti tugas Noah sehari-hari adalah mencicipi beragam saus pedas dan menentukan citarasa yang ada sekaligus memeriksa tingkat kepedasan saus dalam skala Scoville.

Noah sendiri menjalani profesi ini karena dorongan rasa cintanya pada saus pedas. Demi hobi ini, Noah bahkan rela keluar dari pekerjaanya dan memilih untuk membuka toko kecil yang khusus menjual berbagai macam saus pedas. Di toko sederhana miliknya inilah Noah biasanya menjalankan profesinya sebagai sommilier dengan mencicipi saus pedas untuk para pelanggannya.

4. Sommelier Air Mineral

Martin Riese mungkin tak tahu banyak hal soal wine, tapi meski begitu pria kelahiran Jerman ini tetap menyandang gelar sebagai seorang sommelier. Riese merupakan satu-satunya sommilier air mineral yang ada di Amerika.

Profesi ini sudah di jalani Riese selama bertahun-tahun dengan dedikasi tinggi karena kecintaanya pada air mineral. Kecintaan Riese pada air mineral sudah muncul sejak ia masih kecil, menurutnya rasa air mineral sangat unik dan berbeda-beda tergantung dari mana air itu berasal.

Riese juga merasa beruntung karena orang tuanya bekerja di industri perhotelan yang membuatnya sering berpindah-pindah keberbagai tempat di Eropa.

Dari sinilah ia mulai melatih kepekaan indra pengecapnya dengan mencicipi air keran dari berbagai negara. Karena kebiasaan ini kini Riese telah dibekali dengan indra pengecap yang amat sensitif hingga ia bisa merasakan sedikit saja perbedaan rasa yang ada pada air mineral.

Kini dengan bakat dan pengalaman yang ia miliki, Riese telah berhasil menyandang gelar sebagai sommilier air mineral pertama di dunia yang di akui oleh Asosiasi Perdagangan Air Mineral Jerman, sekaligus pemegang dengan visa O-1. Sebuah izin khusus hanya diberikan kepada “orang-orang dengan kemampuan atau prestasi luar biasa.”

5. Sommelier Racun

Menjadi seorang pencicip racun mungkin terdengar gila dan tak masuk akal. Namun hal inilah yang nyatanya di lakukan oleh Bryan Fry. Pria asal Australia ini ribuan kali digigit oleh berbagai macam hewan beracun, mulai dari ular, kadal, kalajengking hingga ikan pari yang mematikan.

Tapi ajaibnya, meski telah digigit puluhan kali oleh hewan beracun sampai saat ini Fry masih terbilang sehat dan bisa beraktifitas dengan normal. Fry sudah tertarik dengan racun sejak ia masih remaja.

Ketertarikan Fry terhadap racun bahkan bisa dibilang sudah masuk dalam tahap obsesi mengingat ia bahkan rela menggunakan tubuhnya sebagai alat uji racun. Fry menggunakan tubuhnya sendiri sebagai tempat untuk menguji racun dengan sengaja membuat ular atau kadal menggigitnya. Menurut Fry saat ia menerima racun masuk dalam tubuhnya, maka secara otomatis protein bernama fibrinogen yang ada dalam tubuhnya akan langsung aktif.

Tapi meski berhasil selamat sampai saat ini, apa yang dilakukan Fry bukannya tak beresiko, tetap saja nyawa Fry pernah nyaris di ujung tanduk saat ia di sengat oleh ikan pari beracun tepat pada ruang tulang belakangnya. Akibat kejadian ini, Fry nyaris mati dan kini harus menggunakan plakat besi untuk menyangga dua ruas tulang belakangnya yang tak lagi normal paska operasi penyedotan racun dari tulang belakangnya. Namun, tetap saja ia terus menjalankan profesi tersebut sampai saat ini. Aneh kan?

Nah, sampai saat ini profesi sommelier terbilang sangatlah unik dan mungkin aneh bagi sebagian orang, namun gajinya sangat tinggi loh!