Captain Barbarossa, Sejarah Pejuang Islam Raja Lautan

Di Eropa, namanya tercatat sebagai bajak laut kejam berjenggot merah penguasa samudera. Tapi dalam sejarah Islam, namanya harum mewangi sebagai laksamana penjaga wilayah Khilafah Utsmani yang gagah dan perkasa. Hollywood adalah corong barat dalam melakukan propagandanya untuk mengaburkan sejarah secara tidak langsung kepada generasi Islam.

Salah satu pembahasan pada artikel ini adalah Pirates of The Caribean dimana karakter Barbarossa sebagai Kapten Kapal Black Pearl yang jahat dan bengis. Malah yang lebih parah penjelasan produser bahwa Barbarossa adalah Karakter fiksi alias tidak pernah ada.

Siapakah Captain Barbarossa (Barbossa) yg sering kalah dikerjain Jack Sparrow itu? Ternyata sejarah berkata lain. Sangat jauh dari apa yg di produksi oleh orang-orang di barat sana. Justru Captain Barbarosa adalah Laksamana Islam yang sangat di segani dan di takuti di Turki pada zaman Khilafah Utsmani (Ottoman). Berikut fakta-fakta The Barbarossa Brothers yang diplintir oleh barat!

1. Asal-usul The Barbarossa Brothers

Barbarossa yang kita kenal sekarang adalah nama untuk seorang saja, padahal aslinya Barbarossa adalah nama dua orang bersaudara, Aruj dan Khairuddin.

Awal mulanya, dua bersaudara ini hanyalah pemuda biasa yang hidup sederhana. Namun, ada satu momen di mana hal tersebut mengubah jalan hidup mereka selamanya. Suatu ketika, Aruj dan Khairudin serta adiknya melakukan sebuah perjalanan dagang. Namun, di tengah jalan kapal mereka dirusak parah oleh kapal militer Spanyol. Adik Aruj dan Khairudin meninggal saat tragedi itu. Hal ini membuat keduanya marah besar dan akhirnya dendam.

Kedua bersaudara ini memutuskan untuk menjadi perompak dengan menghancurkan setiap kapal orang Spanyol, baik untuk dagang maupun militer. Aksi ini berlangsung cukup lama dan akhirnya tersebarlah nama The Barbarossa Brothers di Eropa yang begitu ditakuti dan disegani.

Peristiwa itu mengubah haluan misi dendam Aruj dan Khairuddin menjadi misi jihad. Bahu-membahu bersama sekelompok milisi bangsa Moor, mereka kemudian menyelamatkan puluhan ribu Umat Islam dari Spanyol ke Afrika utara (Maroko, Tunisia dan Aljazair). Kemudian mereka membangun basis pertahanan laut di Aljazair untuk menghadang gelombang serangan tentara Salib dari jalur Afrika Utara menuju Tanah Suci Palestina.
Khalifah Islam saat itu, Sulaiman I, mendengar cerita-cerita heroik Barbarossa bersaudara. Sulaiman I sangat kagum pada heroisme mereka. Karena prestasi mereka di lautan, akhirnya Sulaiman I mengangkat Aruj dan Khairuddin sebagai Kapudan Pasha (Panglima Angkatan Laut) Khilafah Islamiyyah untuk membenahi Angkatan Laut Daulah Khilafah Islamiyah yang amburadul.

2. The Barbarossa Brothers Bajak Laut Nomor 1 Paling ditakuti Eropa

Barbarossa bukanlah sebuah nama. Barbarossa merupakan kata dalam bahasa latin gabungan dari kata barber (janggut) dan rossa (merah) ada juga yang mengatakan Baba Arch. Jadi Barbarrossa berarti janggut merah. Barbarossa merupakan julukan yang diberikan oleh para pelaut Eropa kepada kakak-beradik Aruj dan Khairuddin dari Turki atau Khayr ad-Dīn (Khiḍr). Kedua kakak beradik ini hanyalah pelaut-pelaut biasa yang rutin berlayar di wilayah perairan Yunani dan Turki. Dan mereka di daulat menjadi bajak laut paling ditakuti di dunia pada zamannya versi history.com.

3. Kematian Salah Satu Personel The Barbarossa Brothers

Sudah puluhan bahkan ratusan kali pertempuran laut terjadi antara Turki Ustmani dan Eropa, namun mayoritas dimenangkan oleh Barbarossa bersaudara. Namun, ada satu momen di mana ini jadi pulukan terberat bagi Khairudin Barbarossa. Hal ini tak lain adalah kematian saudara sejiwanya Aruj dalam sebuah pertempuran melawan bangsa Eropa.

Kejadian ini menjadi pembakar semangat Khairudin untuk bisa berjuang lebih maksimal lagi. Hasilnya pun luar biasa. Sepenuhnya laut tengah dan Afrika utara dikuasainya. Tak ada satu pun kapal bangsa Eropa yang berani melewati wilayah Khairudin, kecuali mereka bersedia membayar jizyah atau pajak. Makin jumawa kekuatan kelautan pasukan elit ini di tangan Barbarossa, yang kali ini telah sendiri.

4. Pertempuran Melawan Andrea Doria, Pelaut Kebanggaan Eropa

Setalah kematian saudara seperjuangannya itu, Khairuddin malah semakin bersinar dan semakin gemilang. Perjuangan paling Heroik dari Captain Barbarossa atau Khairudin, adalah ketika ia dihadapkan dengan Andrea Doria. Pria ini dikenal sebagai pentolannya militer bangsa Eropa yang namanya begitu mashyur karena pengalamannya yang sudah sangat banyak. Andrea Doria dipilih karena sudah tidak ada yang sanggup melawan Barbarossa.

Pertempuran menegangkan ini terjadi di sekitar tahun 1538 di mana kondisi kedua pihak sangatlah timpang. Doria memimpin ratusan kapal perang Galleon yang melegenda itu, ditambah dengan pasukan tempur yang jumlahnya ratusan ribu. Barbarossa, ia hanya memiliki sepertiga dari kekuatan musuh baik kapal maupun pasukan. Meskipun demikian, hal tersebut tak membuat Barbarossa merasa takut atau pun mundur.
Pertempuran berjalan alot namun aura kemenangan sudah bisa dirasakan pihak Barbarossa. Hanya sekitar 5 jam pertarungan, Khairudin dan pasukan Janissary-nya berhasil menggempur Andrea Doria untuk mundur. Sekali lagi, nama Barbarossa makin jumawa di lautan. Sedangkan Doria sudah tidak berani mengangkat muka lagi karena si kebanggaan Eropa ini sudah kalah.

5. Kematian Khairuddin si Captain Barbarossa

Khairuddin Barbarossa meninggal dunia dengan damai di Istanbul pada tanggal 5 Juli tahun 1546 silam. Ia tetap dikenang sebagai seorang pejuang lautan yang tangguh dan seorang mujahid kendati orang Eropa menyebutnya sebagai ‘bajak laut’. Selama masa hidupnya, sebagian besar wilayah Afrika Utara berhasil dibebaskan dari penjajahan Eropa dan perairan Me­diterania berhasil diamankan. Barbarossa sendiri tak tewas seperti yang diceritakan oleh film-film Hollywood, ia menghembuskan nafas terakhirnya di usia 68 tahun dengan sangat tenang di kamar pribadinya.

Nah, begitulah kisah yang tertulis dalam sejarah tentang Barbarossa, sang kapten Muslim yang namanya sangat ditakuti oleh Eropa. Bangsa-bangsa barat kemudian hari memelintir cerita aslinya sehingga menunjukkan sifat Barbarossa yang berkebalikan dengan sejarah dan fakta sebenarnya.